 Rabu,
27 Mei 1998
BERITA UTAMA
Habibie Temui Pedagang
Terima kasih Pak Presiden dan rombongan. --
Bina Graha Cabut Pembatalan SIUPP
Presiden BJ Habibie di Bina Graha memberikan komitmen untuk segera mencabut Peraturan
Menteri Penerangan (Permenpen) No 1 tahun 1984 tentang Pembatalan Surat Izin Usaha
Penerbitan Pers (SIUPP). --
Semua Tapol dan Napol Harus Dibebaskan
Keputusan Presiden BJ Habibie membebaskan Sri Bintang Pamungkas dan Muchtar Pakpahan akan
meningkatkan citra Indonesia di mata internasional. --
Pertamina Mendata Perusahaan Berbau Kolusi
Pertamina akan meninjau kembali semua perusahaan yang terkait dengan proyek-proyek
Pertamina, terutama perusahaan yang berhasil menjadi rekanan Pertamina karena adanya unsur
yang berbau kolusi, korupsi dan nepotisme. --
Dikira Milik Soeharto, Lahan Perumnas Diduduki Warga
Lahan Perumnas seluas 120 hektar di Cengkareng, Jakarta Barat dikavling-kavling oleh
sekitar 500 warga. --
Sri Bintang: Reformasi Total Harus Jelas
Ketua Umum Partai Uni Demokrasi Indonesia (PUDI) Dr Ir Sri Bintang Pamungkas mengemukakan,
arah dan tujuan reformasi total di bidang politik, ekonomi, dan hukum harus jelas. --
Cerita di Balik Mundurnya Soeharto
TANGGAL 21 Mei 1998, pukul 09.00 WIB, semua perhatian tertuju ke credentials room di
Istana Merdeka, Jakarta. --
LBH Minta Kasus Marsinah Dibuka Lagi
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya menuntut kasus tewasnya pejuang buruh, Marsinah,
dibuka kembali sejalan dengan amanat reformasi di bidang hukum. --
|
 27
Mei 1998
Amien Rais: Perlu Dibentuk Badan untuk Mengejar Kekayaan Negara
Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr Amien Rais mengusulkan perlunya segera dibentuk suatu badan
independen guna mengejar kekayaan negara yang diperoleh secara ilegal oleh siapa pun,
untuk dikembalikan kepada rakyat Indonesia melalui Pemerintah RI.
Mensesneg: Pemerintah tak Berniat Tunda Reformasi
Pemerintah sangat memahami pentingnya pelaksanaan reformasi di segala bidang. Oleh sebab
itu, pemerintah tidak punya niat untuk menunda-nunda proses reformasi, termasuk keinginan
untuk segera melaksanakan pemilu.
Presiden Kunjungi Korban Huru-hara 14 Mei
Sejak pagi kemarin ribuan warga Kelurahan Glodok, Jakarta Barat, menyemut di Glodok Plaza,
setelah mendengar kabar bahwa Presiden BJ Habibie akan hadir di tengah mereka. Mereka tak
menyia-nyiakan kesempatan ini, selain sekadar untuk melihat wajah Presiden baru, siapa
tahu bisa berdialog langsung untuk meluapkan keprihatinan akibat 'bencana' penjarahan
sekaligus pembakaran, 14 Mei lalu.
Mengambil Ibrah
Oleh Didin Hafidhuddin
Di dalam Alquran, hampir pada sebagian besar suratnya, terdapat ayat-ayat yang berkaitan
dengan peristiwa sejarah, yaitu peristiwa penting yang terjadi pada masa lalu, akan tetapi
nilai, hikmah, dan ibrah-nya (pelajarannya) bersifat universal, tidak terbatas oleh ruang
dan waktu, jauh melampaui batas waktu terjadinya peristiwa itu sendiri.
Keluarga Harmoko dan Ginandjar juga Mundur dari MPR
Kesadaran mundur dari jabatan tertentu agar tak disebut nepotisme, kian marak. Istri ketua
MPR/DPR, Ny Sri Rochmadiyati Harmoko; istri Mendagri, Ny P Agustini Syarwan Hamid; dan dua
keluarga dekat Menko Ekuin Ginandjar Kartasasmita, kemarin, menyatakan mundur dari lembaga
legislatif.
|
 May
27, 1998
Morning Edition
Habibie's Advisors -- NPR's
Julie McCarthy reports on the reform committee that is consulting Indonesia's new
president, Bacharuddin Jusuf Habibie. The committee, which includes several opposition
leaders, will be advising Habibie on several upcoming, decisive matters, such as setting a
date for the free general elections that will determine the country's new leader and
ruling party. (4:33)
All Things Considered
Jailed Activists -- NPR's
Mary Kay Magistad reports that two activists and two students arrested during recent
demonstrations against Indonesia's former president Suharto were brought to trial today.
Despite the new government's steps toward political reform, the court refused to dismiss
the charges. Indonesia's judicial system is trying to come to terms with last week's
abrupt change of government and that means determining whether the old laws still should
be enforced. (4:00) |