kompas.gif (981 bytes)

Minggu, 17 Mei 1998

Presiden Segera "Reshuffle" Kabinet

Jakarta, Kompas


Presiden Soeharto segera akan melakukan reshuffle Kabinet Pembangunan VII. Karena, dalam memikul tugas dan tanggung jawab pembangunan nasional yang dirasa amat berat ini, diperlukan Kabinet yang kuat dan tangguh.Ketua DPR/MPR Harmoko menegaskan hal itu kepada wartawan usai diterima Presiden Soeharto di kediaman Jalan Cendana, Jakarta, Sabtu (16/5). Harmoko diterima bersama para Wakil Ketua DPR/MPR, yaitu Abdul Gafur, Syarwan Hamid, Fatimah Achmad, Ismail Hasan Metareum, dan Sekjen DPR Afif Ma'ruf. "Kami mengadakan konsultasi dengan Saudara Presiden selama 1,5 jam," kata Harmoko

Artikel Lengkap

Dialog Presiden dengan Universitas Indonesia

Setiap Saat Presiden Siap "Lengser Keprabon"

Jakarta, Kompas


Presiden Soeharto menegaskan, menjadi Presiden bukanlah keinginannya, tetapi sebagai wujud rasa tanggung jawab sebagai mandataris MPR. Karena itu, bila dikehendaki, setiap saat Presiden siap untuk lengser keprabon (turun tahta), sejauh dilakukan secara konstitusional dan dengan cara damai. Dan, aspirasi masyarakat tentang suksesi itu kini telah bergulir di DPR, karena itu masalahnya, tinggal bagaimana cara memberdayakan DPR semaksimal mungkin.

Artikel Lengkap

 

npr.gif (1214 bytes)

May 17, 1998   
Morning Edition Sunday
Indonesia: NPR's Mary Kay Magistad reports on the siutation in Indonesia, which has calmed down since the deadly riots of this past week. Calls are increasing for President Suharto to resign. 4:10

Weekend All Things Considered - Sunday
Indonesia - Daniel speaks to NPR's Julie McCarthy from Jakarta Indonesia. She reports that President Suharto has not yet reshuffled his cabinet as he promised todo in the wake of rioting which left the capitol city smoldering. But it may be too late...last week a group of military generals called on Suharto to resign, and today a former government minister joined those calls. (4:10)