
Rabu, 6 Mei 1998
Mahasiswa Protes Naiknya BBM dan Listrik
Jakarta, Kompas
Mahasiswa di berbagai kota hari Selasa (5/5) mengadakan aksi unjuk rasa memprotes
kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif dasar listrik (TDL). Para mahasiswa,
mulai dari Medan, Palembang, Bandarlampung, Jakarta, Bandung, Purwokerto, Semarang,
Yogyakarta, Jember, Surabaya, Malang, Ujungpandang sampai Bali, mengadakan aksi jalan kaki
(long march), menggelar spanduk dan poster, sambil meneriakkan yel-yel yang intinya
menolak kenaikan harga BBM dan tarif listrik.Hampir sebagian besar aksi itu berlangsung
tanpa bentrokan dengan aparat keamanan, kecuali di Medan, Yogyakarta Ujungpandang,
Bandung, dan Jakarta. Di Ujungpandang, seorang mahasiswa tertembak. Di Jakarta puluhan
mahasiswa luka-luka, dan di Yogyakarta empat orang masuk rumah sakit.
Artikel Lengkap
|

6 Mei 1998
Mereka Kini hanya Makan Nasi Berlauk Garam
Kliwon, penarik becak di Kotif Purwokerto, hanya bisa pasrah ketika mendengar kabar bahwa
pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Bagi dia, kabar itu benar-benar
petaka. Terbayang di benaknya, harga kebutuhan pokok akan berlari menjauhi kemampuannya.
|

6 May 1998
Talk of the Nation
HOST: Ray Suarez
GUESTS: William Liddle - Professor
of Political Science, Ohio State University
Iwan Jaya Aziz - Visiting Professor of Regional Studies, Cornell
University, Professor of Economics, University of Indonesia, Jakarta
With a weak currency and an ailing economy, Indonesia is facing hard times. International
Monetary Fund-ordered economic reforms have caused price hikes on basic goods. Soaring
prices have sparked riots and looting thoughout the country and student protesters have
called for President Suharto to step down and take the blame for the crisis. Join Ray
Suarez and guests to talk about the roots of Indonesia's problems and prospects for
democratic reform. |