1. Lahirnya Rahwana

real.gif (626 bytes)Tersebutlah Prabu Danaraja yang memerintah Negeri Lokapala. Ia ingin mempersunting puteri Negeri Langkapura, Dewi Sukesi, yang sedang disayembarakan. Agar niatnya berhasil, Sang Prabu memohon bantuan ayahnya, Bagawan Wisrawa, menjadi wakil dalam sayembara itu.   Konon Bagawan Wisrawa adalah seorang pendeta yang amat sakti. Maka berangkatlah Sang Bagawan ke Langkapura.

 real.gif (626 bytes)Bagawan Wisrawapun berhasil memenangkan sayembara tersebut. Tapi ia berubah pikiran. Ia sendiri berhasrat memperistri Dewi Sukesi dan lupa akan puteranya sendiri. Maka kawinlah Sang Bagawan dengan puteri Langkapura itu.

real.gif (626 bytes)Dari perkawinan itu lahirlah putera sulung, Rahwana atau Dasamuka. Tubuhnya gagah perkasa tapi berwajah raksasa dan berwatak angkara murka. Putera kedua yang diberi nama Kumbakarna berwajah raksasa pula, tapi berbudi luhur. Puteri ketiga berwajah raksasi dan amat buruk wataknya. Ia bernama Sarpakenaka. Sedangkan Wibisana, sang putera bungsu berwajah satria dan  pula amat bijaksana.

real.gif (626 bytes)Rahwana mewarisi takhta  kerajaan. Ia menaklukkan negeri-negeri lain termasuk Lokapala. Bahkan Kahyangan hendak pula ditaklukkannya. Batara Wisnu berniat hendak memberantas kezaliman Rahwana. Maka menjelmalah ia pada seorang pangeran Negeri Ayodya, Sang Ramawijaya