9. Pengunduran Diri
Prabu Dasarata

real.gif (626 bytes)Ramawijaya dan Sita  tiba di Negeri Ayodya dengan selamat. Mereka tinggal dalam sebuah istana yang amat indah. Rama dan Sita amat berbakti kepada ayahanda Raja Dasarata. Mereka pula amat mencintai saudara-saudaranya meskipun berbeda ibu.

Pada suatu hari datanglah utusan dari negeri Kaikeya, yaitu negeri kakek Barata, yang meminta agar Barata sudi menengok negeri leluhurnya.

real.gif (626 bytes)Prabu Dasarata mengijinkan. Maka diperintahkanlah Barata serta adiknya Satrugna pergi ke negeri Kaikeya. Rama dan Sita dengan berat hati melepas keberangkatan kedua adiknya yang amat dicintainya itu. Konon Raja Dasarata merasa usianya telah lanjut. Ia berniat hendak menyerahkan mahkota kerajaan kepada Rama.

real.gif (626 bytes)Tapi sebelum keputusan hatinya itu diumumkan, ia hendak bertanya dan meminta pertimbangan rakyatnya. Maka di depan segenap rakyatnya Raja Dasarata menyatakan niatnya hendak mengundurkan diri dari takhta kerajaan. Karena ia sudah berusia lanjut, maka perlulah kiranya diganti oleh seorang raja yang lebih muda dan lebih kuat memegang tampuk pemerintahan. Niat pengunduran dirinya itu dimaksudan agar Negeri Ayodya lebih sentosa dan makmur di masa-masa yang akan datang.