Ramaparasu,
atau juga sering disebut Jamadagni, memperoleh sebuah panah sakti pemberian dewa
ketika ia sedang bertapa. Demi kesempurnaan jiwanya di alam baka, ia harus meninggal
karena panah itu. Karena itu ia mengembara kemana-mana untuk mencari seseorang yang
sanggup mengangkat panah itu dan memanahnya sekali hingga ia menemui ajal.Telah banyak
orang yang ditemuinya tapi tak ada yang kuat mengangkat busur panah itu.
Ramaparasu
mendengar pula bahwa Rama memenangkan sayembara mengangkat busur di Negeri Mantili. Karena
itu Ramaparasu hendak menemui Rama. Setelah berhasil menemui Rama di tengah
hutan, Ramaparasu minta dibunuh dengan panah pusakanya agar nyawanya sempurna di alam
baka. Namun demikian, jika Rama tak sanggup mengangkat busur panah itu, ia harus rela pula
dibunuh dengan panah tersebut.
Rama menyanggupi. Busur pusaka
itu diangkatnya lalu dilepaskanlah sebuah anak panah. Anak panah itu terbang dengan cepat
menancap di tubuh Ramaparasu. Tubuh Ramaparasu rubuh terkulai lalu ia meninggal
seperti cara yang dikehendakinya.
|