Dewa
Baruna menyatakan kesanggupannya membantu menyeberangkan balatentara kera. Ia menyarankan
agar dibuat jembatan batu yang menghubungkan pantai itu dengan Pulau Langka sehingga
para prajurit kera dapat menyeberang. Sekali lagi Rama melepaskan sebuah panah
pusaka ke dalam samudra. Maka air lautan pun pulih kembali seperti sedia kala.
Sugriwa
segera memerintahkan para prajurit kera mencari batu untuk ditumpuk di dalam laut sehingga
menjadi sebuah jembatan. Puluhan ribu kera itu pun pergi ke gunung-gunung.
Batu-batu besar dipecahkan dan diusung beramai-ramai ke pantai, lalu ditenggelamkan ke
dalam samudra. Batu-batu itu disusun sebagai landasan jembatan di dasar samudra, lalu
ditumpuk meninggi sehingga mencapai permukaan laut. Susunan batu-batu itu dibuat memanjang
sampai mencapai pantai Pulau Langka. Jembatan batu itu amat kuat sehingga dapat dilalui
puluhan ribu balatentara kera.
|