Sebelum Hanuman pergi, ia sengaja merusak taman itu.
Pohon-pohon ditumbangkannya, bunga-bunga dicabutinya, dan jambangan-jambangan
digulingkannya. Pula, atap balai peranginan diruntuhkannya, dan bendungan kolam di dalam
taman itu dibobolnya sehingga terjadi banjir.
Para raksasa penjaga taman mengira hal itu terjadi
karena disebabkan oleh gempa atau banjir. Tetapi kemudian mereka melihat bahwa ada seekor
kera putih yang merusak taman. Beramai-ramai mereka berusaha mengejar dan menangkapnya,
tetapi Hanuman dengan gesit selalu dapat menghindar.
Para raksasa itu segera memberitahukan hal tersebut
kepada Indrajit, putra mahkota Langkapura. Demi melihat kerusakan taman istana itu,
Indrajit pun marah. Kemarahannya bertambah setelah ia melihat kera Hanuman yang
seakan-akan mengejek sambil meloncat-loncat di atas pohon.
Indrajit segera mengangkat panah pusakanya, yaitu
panah Nagapasa, sebuah panah yang dapat melilit sasarannya. Dipanahnya Hanuman saat itu
juga. Panah itu segera melilit tubuh Hanuman. Dengan demikian para raksasa dapat
menangkapnya.
|