Terlepaslah Sugriwa dari bahaya maut. Tetapi setelah
melihat mayat Subali, hatinya menjadi sedih. Betapa sengit permusuhan kedua saudara itu.
Setelah Sugriwa menyaksikan kematian kakaknya, ia pun tak dapat menahan air matanya.
Sambil terisak-isak dirangkulnya tubuh kakaknya.
Ketika Rama mendekat, Sugriwa menyembah sambil mengucapkan terima kasih atas bantuannya.
Sugriwa dengan rela hati menyilakan Rama menjadi raja di Kiskenda. Rama menolaknya karena
ia masih menjalankan perintah ayahandanya almarhum, yaitu hidup dalam pembuangan. Menurut
pendapatnya, sudah sewajarnyalah jika Sugriwa kini menduduki takhta Kerajaan Kiskenda.
Rama berpesan agar Anggada, yaitu putra Subali,
diambil anak oleh Sugriwa. Begitu pula Dewi Tara, yaitu ibu Anggada, supaya diangkat
sebagai permaisuri. Sugriwa menyatakan akan memenuhi perintah Rama, lalu menyembahlah ia
di hadapan satria Ayodya itu. Semua kera pengikut Sugriwa pun menyembah bersama-sama.
|