Pertarungan kedua kakak-beradik itu belum berakhir
juga. Sugriwa dengan sekuat tenaga mencabut sebatang pohon tal, lalu dihantamkannya kepada
Subali. Subali rubuh, tapi ia segera bangkit lagi. Subali memuncak amarahnya. Sugriwa
ditangkapnya, lalu dilemparkannya jauh-jauh.
Sugriwa mendekati Rama dan bertanya mengapa Rama
belum juga membantu. Rama menjawab bahwa ia ragu-ragu untuk melepaskan panahnya karena
Sugriwa dan Subali amat mirip . Rama menyuruh Sugriwa berkalung janur agar mudah dibedakan
dari Subali.
Tak lama kemudian Sugriwa dengan berkalungkan janur
kembali ke medan pertarungan. Ditantangnya Subali bertanding lagi. Mendengar tantangan
Sugriwa itu, Subali pun semakin membara amarahnya. Diterkamnya Sugriwa, lalu diringkusnya
sampai ia tak dapat bergerak sama sekali. Pada saat itulah Rama mengangkat busurnya.
Dibidiknya Subali, dan sesaat kemudian terlepaslah anak panah dari busur Rama. Panah itu
menancap di dada Subali, dan rubuhlah Subali ke tanah.
|