Mendengar
jerit Rama Sita segera menyuruh Laksamana agar pergi memberi pertolongan kepada Rama.
Mula-mula Laksamana tak percaya bahwa Rama berada dalam keadaan bahaya karena Rama adalah
seorang satria yang pandai berburu dan berperang. Lagipula Laksamana tak mau meninggalkan
Sita karena ia telah dipesan agar selalu menjaga Sita. Sita menjadi marah dan menuduh
Laksamana menghendaki dirinya.
Dengan
berat hati Laksamana terpaksa meninggalkan Sita. Ia berpesan agar Sita dapat menjaga
dirinya. Tak lama kemudian muncullah seorang pertapa tua yang berjalan terhuyung-huyung
karena kehausan. Ia meminta air minum pada Sita. Sita pun segera memberinya.
Tapi
pertapa tua itu segera menjelma sebagai Rahwana, raja raksasa yang mengerikan wajahnya.
Rahwana menyatakan kehendaknya memperisteri Sita. Tapi Sita menolaknya. Rahwana menjadi
tidak sabar. Diringkusnya Sita, lalu dibawanya terbang. Sita menjerit-jerit dan
meronta-ronta, tapi Rahwana amat kuat tangannya sehingga Sita tak berdaya. Sambil
meringkus Sita, Rahwana terbang kembali ke Langkapura.
|