15. Pengembaraan
Rama dan Sita

real.gif (626 bytes)Sekembalinya Barata ke Ayodya, Rama beserta Sita dan Laksamana meneruskan pengembaraanya. Mereka mengunjungi tempat pemujaan dan melakukan berbagai upacara. Mereka memuja Dewa Indra yang menguasai mega, mendung dan hujan, Dewi Agni yang menguasai api, Dewa Kuwera yang menguasai kekayaan, Dewa Wiwasata yang menguasai langit biru, Dewa Bayu yang menguasai angin, Dewa Waruna yang menguasai lautan, dan juga Dewa Yama yang menguasai kematian.

real.gif (626 bytes)Rama, Sita dan Laksamana juga mengunjungi para pertapa dan meminta petuah serta nasehat sebagai bekal kesempurnaan hidup. Mereka juga mengunjungi Sang Agastya, seorang pertapa yang sakti. Tetapi dalam pengembaraanya itu mereka pun sering menjumpai raksasa yang menganggu ketentraman.

real.gif (626 bytes)Pada suatu ketika mereka dicegat oleh Raksasa Wirada yang hendak menculik Sita. Tapi sebelum ia berhasil melaksanakan niatnya, panah Rama telah mendahului bersarang di dada raksasa itu

real.gif (626 bytes)Selama dalam pengembaraan, disamping membinasakan raksasa-raksasa jahat, Rama, Sita dan Laksamana juga berbuat kebaikan dan menolong orang-orang desa yang memerlukan perlindungan. Sebagai seorang satria, Rama ingin mengabdikan hidupnya bagi perikemanusiaan.