Minggu, 24 Mei 1998


Penjarah Baru Diamankan Garnisun

Jakarta, Kompas

Sebanyak 29 orang yang tengah melakukan aksi penjarahan di kompleks pertokoan Harco Mangga Dua, Jakarta, ditangkap aparat keamanan, Sabtu (23/5) dinihari. Semua pelaku penjarahan tersebut kemudian diamankan di Markas Garnisun Jakarta lalu dilimpahkan ke Kepolisian Daerah Metro Jaya.Menurut Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Jaya Letkol (Inf) DJ Nachrowi di Markas Garnisun, Sabtu, ke-29 pelaku tersebut ditangkap oleh aparat keamanan yang tergabung dalam Komando Operasional (Koops) Jaya.

Bersama mereka, ikut disita pula barang bukti hasil jarahan terutama barang-barang elektronika, seperti komputer, air conditioning, pompa air, lemari es, setrika, kipas angin, juga berbagai aneka pakaian dan baju. Jarahan itu ternyata lebih banyak barang-barang bekas, hanya sebagian yang merupakan barang baru. Diperkirakan nilainya belasan juta rupiah.

"Berdasarkan informasi warga, kami berhasil menangkap mereka Sabtu dinihari sekitar pukul 00.30 WIB. Mereka tertangkap basah saat tengah menjarah barang-barang elektronik di Harco Mangga Dua. Toko-toko itu kan kosong, sudah ditinggal penghuninya," kata Nachro-wi di Markas Garnisun, Jakarta Pusat.

Ditanya apakah para pelaku merupakan sebuah komplotan, Nachrowi mengatakan, tampaknya masing-masing pelaku tidak saling mengenal. "Semua pelaku kelihatannya tinggal di Jakarta, tetapi memang ada beberapa di antaranya yang datang dari luar kota," katanya.

Dikatakan, dalam rangka pengamanan pasca-kerusuhan yang terjadi beberapa waktu lalu, Koops Jaya terus melakukan operasi dan pengamanan di semua wilayah Jakarta, terutama yang masuk dalam kategori rawan, seperti di pusat-pusat pertokoan.

Nachrowi mengimbau agar barang-barang yang dijarah saat kerusuhan 13-14 Mei 1998 lalu, diserahkan secara sukarela ke Koops Jaya untuk selanjutnya diserahkan kepada pemiliknya. Diakui, memang sudah ada sebagian yang menyerahkan hasil jarahannya. Kalau mereka menjualnya ke penadah, aparat keamanan akan menelusurinya. (ssd/msh)