Sabtu, 23 Mei 1998


Prabowo Subianto Diganti

arb
Prabowo
Subianto
ed
Johny
Lumintang

Jakarta, Kompas

Jabatan Panglima Komando Cadangan Strategis TNI AD (Pangkostrad), Jumat (22/5) pukul 17.30 WIB, diserahterimakan dari Letjen TNI Prabowo Subianto kepada pejabat baru, Mayjen TNI Johny Lumintang. Prabowo selanjutnya memegang jabatan sebagai Komandan Sekolah Staf Komando (Dansesko) ABRI menggantikan Letjen TNI Arie J Kumaat. Jabatan lainnya yang akan diserahterimakan, hari Senin, yakni Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus TNI AD (Danjen Kopassus) dari Mayjen TNI Muchdi PR kepada Mayjen TNI Sjahrir MS.Tidak seperti biasanya dalam acara serah terima jabatan Pangkostrad, upacara militer kali ini berlangsung sangat sederhana dan tertutup tanpa kehadiran wartawan. Kompas sendiri memperoleh konfirmasi mengenai acara ini semalam melalui Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI I Dewa Putu Rai.

Pangkostrad baru, Mayjen TNI Johny Lumintang, bukanlah orang baru di lingkungan Kostrad. Sebelum menjadi Kepala Staf Kodam (Kasdam) VIII Trikora (1996) dan kemudian menjadi Panglima Kodam VIII, perwira lulusan Akabri Tahun 1970 ini pernah menjabat Panglima Divisi Infanteri I Kostrad.

Karier militernya diawali sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Yonif) 751/VJS Sentani, Irian Jaya. Ayah tiga orang anak ini kemudian menjadi Komandan Kodim 1707 Merauke, dan Komandan Kodim 1701 Jayapura. Selepas dari Irja, perwira yang pernah mengenyam pendidikan di Indonesian Disaster Management Center (AS) ini kemudian menjabat sebagai Komandan Korem 184/Wira Dharma Dili. Jabatan terakhirnya adalah Asisten Operasi Kepala Staf Umum (Asops Kasum) ABRI yang dijabatnya sejak awal April 1998.

Hal biasa

Menurut Kadispenad, acara dengan Inspektur Upacara Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal TNI Subagyo Hadisiswoyo tersebut dihadiri Wakil KSAD Letjen TNI Soegiono, para Asisten KSAD, Panglima Divisi Infanteri I Kostrad Mayjen TNI Adam Damiri, para pejabat teras Mabes TNI AD dan para pejabat terkait Kostrad lainnya.

Dalam amanatnya, KSAD Jenderal Subagyo HS menegaskan, pergantian jabatan di lingkungan TNI AD merupakan suatu kelaziman. Pergantian jabatan ini hendaknya dapat dilihat sebagai hal yang lazim dilaksanakan dalam suatu organisasi dalam rangka penyegaran dan optimalisasi tugas organisasi," kata KSAD.

Letjen TNI Prabowo Subianto merupakan perwira lulusan Akabri tahun 1974. Ia memegang jabatan sebagai Pangkostrad menggantikan Letjen TNI Soegiono (saat ini Wakil KSAD) dalam suatu upacara militer yang dihadiri berbagai kalangan, dan berlangsung sangat meriah tanggal 20 Maret 1998, atau 63 hari yang lalu. Acara tersebut dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-37 Kostrad.

Sebelum menjabat sebagai Pangkostrad, Prabowo sebelumnya menjabat Danjen Kopassus. Ia digantikan Mayjen TNI Muchdi PR (Akabri tahun 1970) yang acara serah terima jabatannya berlangsung 28 Maret 1998 lalu. Dengan akan digantinya Danjen Kopassus oleh Mayjen TNI Sjahrir MS, berarti Mayjen TNI Muchdi PR menjabat sebagai Danjen Kopassus selama 55 hari. Sjahrir MS sendiri saat ini menjabat sebagai Panglima Kodam IX Udayana.

Prabowo dibesarkan dan ikut membesarkan Kopassus selama kurang lebih 24 tahun. Acara pelepasannya dari pasukan elite TNI AD dihadiri kalangan luas, di antaranya mantan Wapres Try Sutrisno; mantan Menhankam/ Pangab Jenderal (Purn) M Panggabean; mantan Pangab dan Menhankam, Jenderal (Purn) LB Moerdani; mantan KSAD, Jenderal (Purn) Wismoyo Arismunandar, serta ratusan pejabat sipil dan militer lainnya.

Prabowo yang kelahiran Jakarta, 17 Oktober 1951, terkenal sangat mengutamakan disiplin ketentaraan. Seluruh prajurit komando mengakui hal itu. Sebagai komandan ke-15 dari pasukan elite TNI AD, putra dari 'begawan' ekonomi Prof Sumitro Djojohadikusumo dan suami dari Ny Siti Hediyati Hariyadi Soeharto ini, diakui telah melakukan banyak hal untuk Korps Baret Merah.

Pembenahan mulai dari latihan, pendidikan, perlengkapan persenjataan, hingga pada kesejahteraan prajurit, dipersesuai tuntutan zaman yang terprogram dan realistis.

Sebagai seorang prajurit, ayah dari Ragowo Hedi Prasetyo ini mengenal secara rinci organisasi, fungsi, dan tugas-tugas pokok Kopassus. Sejak lulus Akabri 1974, ia ditempatkan sebagai perwira pada Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha).

Dari Kopassandha, selanjutnya Prabowo meniti karier militernya berturut-turut sebagai Wakil Komandan Detasemen 81 Kopassus dan kemudian menjadi komandannya. Di kesatuan inilah, perwira yang sempat mengenyam pendidikan perang khusus di AS dan latihan khusus antiteroris di Jerman Barat ini, bertugas di Timor Timur. (ama)