Naik Becak
Becak adalah alat transportasi tradisional. 
Becak biasanya ditemui berkumpul di depan  gang-gang menunggu penumpang.
micro.gif (931 bytes) Klik gambar microphone ini jika ingin mendengar isi seluruh percakapan

micro.gif (931 bytes) Percakapan ini berlangsung antara seseorang yang
mau naik becak ke suatu tempat dengan seorang tukang becak.  
wpe2.jpg (8116 bytes)
Koleksi photo Jim Henry
micro.gif (931 bytes) Penumpang (Melambaikan tangan) : micro.gif (931 bytes) Becak!
Tukang Becak micro.gif (931 bytes)(Tukang becak yang sedang mengayuh becaknya di tepi jalan menoleh dan berhenti.   Kemudian dia mendekati orang yang memanggilnya.)
Penumpang     :  micro.gif (931 bytes)Berapa ongkosnya ke Jalan Merdeka Bang*?
Tukang Becak  :  micro.gif (931 bytes)Dua ribu rupiah Bu.
Penumpang     :  micro.gif (931 bytes)Mahal sekali Bang!
Tukang Becak : micro.gif (931 bytes)Oh, itu sih biasa Ibu.  Malah sangat murah.  Jalan Merdeka sangat jauh dari sini.Apalagi banyak jalan yang terlarang untuk becak. Jadi, saya harus mengambil rute yang berputar untuk sampai ke sana.
Penumpang    :  micro.gif (931 bytes)Bagaimana kalau seribu lima ratus rupiah?
Tukang Becak micro.gif (931 bytes)Bisa tidak dilebihkan dua ratus rupiah Bu?
Penumpang: micro.gif (931 bytes)Baiklah!

                    *'Bang' berasal dari kata 'abang' yang berarti 'kakak laki-laki.' 
                              Ungkapan ini biasanya dipergunakan di Jakarta.