Back to Cerita
Kado
Ulang Tahun Dari Mama
Click
here for the Word Frequency
Cerita Anak
Kado Ulang Tahun Dari Mama
Experimental Concordance Program
![]()
Kado Ulang Tahun Dari Mama Setiap tanggal 7 Juni Mama selalu merayakan ulang tahunku. Pada ulang tahunku yang ke 12 mama memberiku sebuah kado yang sangat menarik. Sebuah sepeda mini termahal yang pernah dijual di Indonesia. Aku senang menerima hadiah dari mama. Bukan saja karena harganya yang sangat mahal, tetapi juga karena mama memperbolehkan aku bersepeda ke sekolah. |
0% - 10% |
"Ketika usiamu menginjak 12 tahun engkau boleh bersepeda ke sekolah," kata mama suatu hari. "Kenapa harus menunggu usia 12 tahun?" aku bertanya dengan kesal. "Tubuhmu kecil Nita. Kalau engkau bersepeda pada usia 10 tahun aku khawatir akan keselamatanmu. Kendaraan yang begitu padat selalu menghantuiku." Akhirnya aku memaklumi kekhawatiran mama. Kini aku boleh bersepeda ke sekolah. Teman-temanku menyambutku dengan riang Mereka senang karena aku mempunyai sepeda baru. |
11% -20% |
"Aku boleh pinjam ya, Nita," seru Triana sambil mendekatiku. "Aku juga ya, Nita!" kata yang lain. Aku mengangguk lemah. Bukan aku tidak mau memberi pinjaman kepada teman. Aku khawatir mereka tidak bisa bersepeda dengan baik. Jika jatuh tentu sepedaku lecet atau ada bagian yang rusak. Tapi tak mungkin aku menolak keinginannya. "Tapi hati-hati ya!" seruku mengingatkan. Triana senang sekali ketika aku mengijinkan dia naik sepeda. Selama ini dia tidak pernah mempunyai sepeda. Kalau ingin naik sepeda selalu pinjam teman. Biasanya teman-teman jarang yang memberi pinjaman. Alasannya sederhana saja, takut sepedanya rusak. |
21% - 34% |
Aku hanya melihat-lihat Triana bersepeda. Suatu saat hampir saja ia jatuh, tapi aku berhasil menangkapnya. Setelah itu aku tidak memperbolehkannya lagi. Setelah Triana, kini Nunung yang pinjam. Karena aku sudah berjanji untuk memberikan pinjaman maka kuberikan sepeda kesayanganku. Nunung lebih mahir bersepeda dari pada Triana, walaupun begitu dia agak ugal-ugalan. Di tempat yang sempit pun dia berani naik sepeda. Karena sikapnya yang ugal-ugalan itu maka ia terjatuh. Aku menjerit tapi Nunung hanya tersenyum saja . |
35% - 47% |
"Wah, pasti aku dimarahi mama," kataku kepada Nunung. "Ah begitu saja marah. Mana mungkin mamamu akan marah. Bukankan kamu anak kesayangan?" kata Nunung tanpa memperdulikan perasaanku. "Enak saja kamu berbicara. Di rumah pasti mama memarahiku. Bisa-bisa aku tidak boleh naik sepeda lagi." Ketika pulang sekolah, hatiku bimbang. Pikiranku hanya teringat mama. Kalau aku bercerita terus terang tentu mama akan marah, tapi jika aku berbohong, aku merasa berdosa. Kini sayap depan sepedaku terkelupas sedikit. Mama pasti akan mengetahuinya. Karena itu aku akan bercerita terus terang. |
48% - 60% |
"Bagaimana Nita, enak kan memakai sepeda baru?" Aku mengangguk. "Lho, kenapa wajahmu kusam? Ada apa sayang?" Aku secepatnya menjelaskan masalahnya. Hatiku bimbang. "Jadi, temanmu yang jatuh?" Aku mengangguk. "Semahal apapun sepeda tidak lebih baik dari persahabatan," kata mama dengan wajah tenang. "Maksud mama?" "Jangan risaukan semua itu. Mama memang memberimu hadiah ulang tahun, tapi mana mungkin engkau sendiri yang akan naik sepeda. Bukankah teman-temanmu juga ingin mencobanya?" |
61% - 72% |
Sungguh aku malu kepada Nunung. Ketika Nunung menjatuhkan sepedaku, aku cemberut dan marah-marah. Ternyata mama justru sebaliknya. "Apakah engkau memarahi Nunung?" "Tentu saja Ma. Aku sayang sekali dengan sepeda baru itu. Mama membelinya dengan uang yang sangat banyak." Mama tertawa mendengar pengakuanku. "Nita, Nita, sekali lagi mama katakan, jangan engkau tukar persahabatan dengan sebuah sepeda. Jika engkau tidak mempunyai teman pasti engkau susah. Tetapi jika kamu bersepeda dengan sepeda yang rusak sedikit engkau masih tetap bahagia." |
73% - 85% |
Keesokan harinya aku buru-buru menemui Nunung. Aku ingin minta maaf karena aku marah-marah kepadanya. Tetapi kata Triana, Nunung tidak masuk sekolah karena takut telah merusak sepedaku. Aku mengajak Triana ke rumah Nunung. Begitu tahu kedatanganku, Nunung berlari masuk ke rumahnya. "Nunung aku datang untuk minta maaf kepadamu. Mama tidak memarahiku, mama maklum kesalahanmu. Karena itu aku kemari ingin minta maaf." Tak berapa lama Nunung keluar dari kamarnya dan segera memelukku "Maafkan aku Nita. Aku telah merusak sepeda kesayanganmu." "Maafkan aku juga Nung. Aku terlalu emosi." Kami menjadi teman baik kembali. |
86% - 100% |
![]()
pre- text |
WORD |
post- text |
% |
| esal Tubuhmu kecil Nita Kalau engkau bersepeda pada usia | 10 | tahun aku khawatir akan keselamatanmu Kendaraan yang begi | 14 % |
| selalu merayakan ulang tahunku Pada ulang tahunku yang ke | 12 | mama memberiku sebuah kado yang sangat menarik Sebuah seped | 3 % |
| rbolehkan aku bersepeda ke sekolah Ketika usiamu menginjak | 12 | tahun engkau boleh bersepeda ke sekolah kata mama suatu ha | 9 % |
| sekolah kata mama suatu hari Kenapa harus menunggu usia | 12 | tahun aku bertanya dengan kesal Tubuhmu kecil Nita Kal | 12 % |
| Kado Ulang Tahun Dari Mama Setiap tanggal | 7 | Juni Mama selalu merayakan ulang tahunku Pada ulang tahunk | 1 % |
| ersepeda dengan baik Jika jatuh tentu sepedaku lecet atau | ada | bagian yang rusak Tapi tak mungkin aku menolak keinginanny | 26 % |
| sepeda baru Aku mengangguk Lho kenapa wajahmu kusam | ada | apa sayang Aku secepatnya menjelaskan masalahnya Hatik | 63 % |
| lebih mahir bersepeda dari pada Triana walaupun begitu dia | agak | ugal-ugalan Di tempat yang sempit pun dia berani naik sepe | 43 % |
| saja Wah pasti aku dimarahi mama kataku kepada Nunung | ah | begitu saja marah Mana mungkin mamamu akan marah Bukanka | 48 % |
| ta Kalau engkau bersepeda pada usia 10 tahun aku khawatir | akan | keselamatanmu Kendaraan yang begitu padat selalu menghantu | 14 % |
| kepada Nunung Ah begitu saja marah Mana mungkin mamamu | akan | marah Bukankan kamu anak kesayangan kata Nunung tanpa me | 49 % |
| teringat mama Kalau aku bercerita terus terang tentu mama | akan | marah tapi jika aku berbohong aku merasa berdosa Kini saya | 56 % |
| a Kini sayap depan sepedaku terkelupas sedikit Mama pasti | akan | mengetahuinya Karena itu aku akan bercerita terus terang | 59 % |
| pas sedikit Mama pasti akan mengetahuinya Karena itu aku | akan | bercerita terus terang Bagaimana Nita enak kan memakai se | 60 % |
| mu hadiah ulang tahun tapi mana mungkin engkau sendiri yang | akan | naik sepeda Bukankah teman-temanmu juga ingin mencobanya | 71 % |
| elamatanmu Kendaraan yang begitu padat selalu menghantuiku | akhirnya | aku memaklumi kekhawatiran mama Kini aku boleh bersepeda k | 16 % |
| Sebuah sepeda mini termahal yang pernah dijual di Indonesia | aku | senang menerima hadiah dari mama Bukan saja karena hargany | 5 % |
| a yang sangat mahal tetapi juga karena mama memperbolehkan | aku | bersepeda ke sekolah Ketika usiamu menginjak 12 tahun engk | 8 % |
| kata mama suatu hari Kenapa harus menunggu usia 12 tahun | aku | bertanya dengan kesal Tubuhmu kecil Nita Kalau engkau be | 12 % |
| buhmu kecil Nita Kalau engkau bersepeda pada usia 10 tahun | aku | khawatir akan keselamatanmu Kendaraan yang begitu padat se | 14 % |
| Kendaraan yang begitu padat selalu menghantuiku Akhirnya | aku | memaklumi kekhawatiran mama Kini aku boleh bersepeda ke se | 16 % |
| ghantuiku Akhirnya aku memaklumi kekhawatiran mama Kini | aku | boleh bersepeda ke sekolah Teman-temanku menyambutku denga | 17 % |
| eman-temanku menyambutku dengan riang Mereka senang karena | aku | mempunyai sepeda baru Aku boleh pinjam ya Nita seru Tri | 19 % |
| engan riang Mereka senang karena aku mempunyai sepeda baru | aku | boleh pinjam ya Nita seru Triana sambil mendekatiku Aku | 20 % |
| Aku boleh pinjam ya Nita seru Triana sambil mendekatiku | aku | juga ya Nita kata yang lain Aku mengangguk lemah Bukan | 21 % |
| iana sambil mendekatiku Aku juga ya Nita kata yang lain | aku | mengangguk lemah Bukan aku tidak mau memberi pinjaman kepa | 22 % |
| juga ya Nita kata yang lain Aku mengangguk lemah Bukan | aku | tidak mau memberi pinjaman kepada teman Aku khawatir merek | 23 % |
| uk lemah Bukan aku tidak mau memberi pinjaman kepada teman | aku | khawatir mereka tidak bisa bersepeda dengan baik Jika jatu | 24 % |
| epedaku lecet atau ada bagian yang rusak Tapi tak mungkin | aku | menolak keinginannya Tapi hati-hati ya seruku menging | 27 % |
| -hati ya seruku mengingatkan Triana senang sekali ketika | aku | mengijinkan dia naik sepeda Selama ini dia tidak pernah me | 29 % |
| i pinjaman Alasannya sederhana saja takut sepedanya rusak | aku | hanya melihat-lihat Triana bersepeda Suatu saat hampir saj | 35 % |
| hat Triana bersepeda Suatu saat hampir saja ia jatuh tapi | aku | berhasil menangkapnya Setelah itu aku tidak memperbolehkan | 37 % |
| saja ia jatuh tapi aku berhasil menangkapnya Setelah itu | aku | tidak memperbolehkannya lagi Setelah Triana kini Nunung ya | 37 % |
| annya lagi Setelah Triana kini Nunung yang pinjam Karena | aku | sudah berjanji untuk memberikan pinjaman maka kuberikan sepe | 39 % |
| peda Karena sikapnya yang ugal-ugalan itu maka ia terjatuh | aku | menjerit tapi Nunung hanya tersenyum saja Wah pasti aku | 46 % |
| Aku menjerit tapi Nunung hanya tersenyum saja Wah pasti | aku | dimarahi mama kataku kepada Nunung Ah begitu saja marah | 47 % |
| kamu berbicara Di rumah pasti mama memarahiku Bisa-bisa | aku | tidak boleh naik sepeda lagi Ketika pulang sekolah hatiku | 53 % |
| kolah hatiku bimbang Pikiranku hanya teringat mama Kalau | aku | bercerita terus terang tentu mama akan marah tapi jika aku | 56 % |
| aku bercerita terus terang tentu mama akan marah tapi jika | aku | berbohong aku merasa berdosa Kini sayap depan sepedaku terk | 57 % |
| terus terang tentu mama akan marah tapi jika aku berbohong | aku | merasa berdosa Kini sayap depan sepedaku terkelupas sedikit | 57 % |
| kelupas sedikit Mama pasti akan mengetahuinya Karena itu | aku | akan bercerita terus terang Bagaimana Nita enak kan memak | 60 % |
| terus terang Bagaimana Nita enak kan memakai sepeda baru | aku | mengangguk Lho kenapa wajahmu kusam Ada apa sayang | 62 % |
| u mengangguk Lho kenapa wajahmu kusam Ada apa sayang | aku | secepatnya menjelaskan masalahnya Hatiku bimbang Jadi t | 63 % |
| askan masalahnya Hatiku bimbang Jadi temanmu yang jatuh | aku | mengangguk Semahal apapun sepeda tidak lebih baik dari pe | 65 % |
| da Bukankah teman-temanmu juga ingin mencobanya Sungguh | aku | malu kepada Nunung Ketika Nunung menjatuhkan sepedaku aku | 72 % |
| aku malu kepada Nunung Ketika Nunung menjatuhkan sepedaku | aku | cemberut dan marah-marah Ternyata mama justru sebaliknya | 74 % |
| ebaliknya Apakah engkau memarahi Nunung Tentu saja Ma | aku | sayang sekali dengan sepeda baru itu Mama membelinya denga | 76 % |
| usak sedikit engkau masih tetap bahagia Keesokan harinya | aku | buru-buru menemui Nunung Aku ingin minta maaf karena aku m | 86 % |
| ap bahagia Keesokan harinya aku buru-buru menemui Nunung | aku | ingin minta maaf karena aku marah-marah kepadanya Tetapi k | 86 % |
| aku buru-buru menemui Nunung Aku ingin minta maaf karena | aku | marah-marah kepadanya Tetapi kata Triana Nunung tidak mas | 87 % |
| nung tidak masuk sekolah karena takut telah merusak sepedaku | aku | mengajak Triana ke rumah Nunung Begitu tahu kedatanganku | 89 % |
| ahu kedatanganku Nunung berlari masuk ke rumahnya Nunung | aku | datang untuk minta maaf kepadamu Mama tidak memarahiku ma | 92 % |
| Mama tidak memarahiku mama maklum kesalahanmu Karena itu | aku | kemari ingin minta maaf Tak berapa lama Nunung keluar da | 94 % |
| Nunung keluar dari kamarnya dan segera memelukku Maafkan | aku | Nita Aku telah merusak sepeda kesayanganmu Maafkan aku | 97 % |
| luar dari kamarnya dan segera memelukku Maafkan aku Nita | aku | telah merusak sepeda kesayanganmu Maafkan aku juga Nung | 97 % |
| ku Nita Aku telah merusak sepeda kesayanganmu Maafkan | aku | juga Nung Aku terlalu emosi Kami menjadi teman baik kembali | 98 % |
| telah merusak sepeda kesayanganmu Maafkan aku juga Nung | aku | terlalu emosi Kami menjadi teman baik kembali | 99 % |
| am teman Biasanya teman-teman jarang yang memberi pinjaman | alasannya | sederhana saja takut sepedanya rusak Aku hanya melihat-li | 33 % |
| saja marah Mana mungkin mamamu akan marah Bukankan kamu | anak | kesayangan kata Nunung tanpa memperdulikan perasaanku E | 50 % |
| a baru Aku mengangguk Lho kenapa wajahmu kusam Ada | apa | sayang Aku secepatnya menjelaskan masalahnya Hatiku bim | 63 % |
| u cemberut dan marah-marah Ternyata mama justru sebaliknya | apakah | engkau memarahi Nunung Tentu saja Ma Aku sayang sekali | 75 % |
| bang Jadi temanmu yang jatuh Aku mengangguk Semahal | apapun | sepeda tidak lebih baik dari persahabatan kata mama dengan | 66 % |
| bisa bersepeda dengan baik Jika jatuh tentu sepedaku lecet | atau | ada bagian yang rusak Tapi tak mungkin aku menolak keingin | 26 % |
| n mengetahuinya Karena itu aku akan bercerita terus terang | bagaimana | Nita enak kan memakai sepeda baru Aku mengangguk Lho | 61 % |
| peda dengan baik Jika jatuh tentu sepedaku lecet atau ada | bagian | yang rusak Tapi tak mungkin aku menolak keinginannya | 26 % |
| rsepeda dengan sepeda yang rusak sedikit engkau masih tetap | bahagia | Keesokan harinya aku buru-buru menemui Nunung Aku ingin m | 85 % |
| pada teman Aku khawatir mereka tidak bisa bersepeda dengan | baik | Jika jatuh tentu sepedaku lecet atau ada bagian yang rusak | 25 % |
| jatuh Aku mengangguk Semahal apapun sepeda tidak lebih | baik | dari persahabatan kata mama dengan wajah tenang Maksud | 66 % |
| fkan aku juga Nung Aku terlalu emosi Kami menjadi teman | baik | kembali | 100 % |
| an sepeda baru itu Mama membelinya dengan uang yang sangat | banyak | Mama tertawa mendengar pengakuanku Nita Nita sekali la | 78 % |
| tku dengan riang Mereka senang karena aku mempunyai sepeda | baru | Aku boleh pinjam ya Nita seru Triana sambil mendekatiku | 20 % |
| erita terus terang Bagaimana Nita enak kan memakai sepeda | baru | Aku mengangguk Lho kenapa wajahmu kusam Ada apa saya | 61 % |
| i Nunung Tentu saja Ma Aku sayang sekali dengan sepeda | baru | itu Mama membelinya dengan uang yang sangat banyak Mama | 77 % |
| a 10 tahun aku khawatir akan keselamatanmu Kendaraan yang | begitu | padat selalu menghantuiku Akhirnya aku memaklumi kekhawat | 15 % |
| ku Nunung lebih mahir bersepeda dari pada Triana walaupun | begitu | dia agak ugal-ugalan Di tempat yang sempit pun dia berani | 43 % |
| Wah pasti aku dimarahi mama kataku kepada Nunung Ah | begitu | saja marah Mana mungkin mamamu akan marah Bukankan kamu | 48 % |
| telah merusak sepedaku Aku mengajak Triana ke rumah Nunung | begitu | tahu kedatanganku Nunung berlari masuk ke rumahnya Nunun | 90 % |
| begitu dia agak ugal-ugalan Di tempat yang sempit pun dia | berani | naik sepeda Karena sikapnya yang ugal-ugalan itu maka ia t | 44 % |
| kesalahanmu Karena itu aku kemari ingin minta maaf Tak | berapa | lama Nunung keluar dari kamarnya dan segera memelukku Ma | 95 % |
| kata Nunung tanpa memperdulikan perasaanku Enak saja kamu | berbicara | Di rumah pasti mama memarahiku Bisa-bisa aku tidak boleh n | 52 % |
| bercerita terus terang tentu mama akan marah tapi jika aku | berbohong | aku merasa berdosa Kini sayap depan sepedaku terkelupas sed | 57 % |
| h hatiku bimbang Pikiranku hanya teringat mama Kalau aku | bercerita | terus terang tentu mama akan marah tapi jika aku berbohong | 56 % |
| edikit Mama pasti akan mengetahuinya Karena itu aku akan | bercerita | terus terang Bagaimana Nita enak kan memakai sepeda baru | 60 % |
| ng tentu mama akan marah tapi jika aku berbohong aku merasa | berdosa | Kini sayap depan sepedaku terkelupas sedikit Mama pasti ak | 57 % |
| Triana bersepeda Suatu saat hampir saja ia jatuh tapi aku | berhasil | menangkapnya Setelah itu aku tidak memperbolehkannya lagi | 37 % |
| Setelah Triana kini Nunung yang pinjam Karena aku sudah | berjanji | untuk memberikan pinjaman maka kuberikan sepeda kesayanganku | 40 % |
| ak Triana ke rumah Nunung Begitu tahu kedatanganku Nunung | berlari | masuk ke rumahnya Nunung aku datang untuk minta maaf kep | 91 % |
| ng sangat mahal tetapi juga karena mama memperbolehkan aku | bersepeda | ke sekolah Ketika usiamu menginjak 12 tahun engkau boleh b | 8 % |
| a ke sekolah Ketika usiamu menginjak 12 tahun engkau boleh | bersepeda | ke sekolah kata mama suatu hari Kenapa harus menunggu us | 10 % |
| ku bertanya dengan kesal Tubuhmu kecil Nita Kalau engkau | bersepeda | pada usia 10 tahun aku khawatir akan keselamatanmu Kendar | 13 % |
| Akhirnya aku memaklumi kekhawatiran mama Kini aku boleh | bersepeda | ke sekolah Teman-temanku menyambutku dengan riang Mereka | 17 % |
| mberi pinjaman kepada teman Aku khawatir mereka tidak bisa | bersepeda | dengan baik Jika jatuh tentu sepedaku lecet atau ada bagi | 25 % |
| saja takut sepedanya rusak Aku hanya melihat-lihat Triana | bersepeda | Suatu saat hampir saja ia jatuh tapi aku berhasil menangkap | 35 % |
| aman maka kuberikan sepeda kesayanganku Nunung lebih mahir | bersepeda | dari pada Triana walaupun begitu dia agak ugal-ugalan Di | 42 % |
| tidak mempunyai teman pasti engkau susah Tetapi jika kamu | bersepeda | dengan sepeda yang rusak sedikit engkau masih tetap bahagia | 83 % |
| mama suatu hari Kenapa harus menunggu usia 12 tahun aku | bertanya | dengan kesal Tubuhmu kecil Nita Kalau engkau bersepeda p | 12 % |
| mpunyai sepeda Kalau ingin naik sepeda selalu pinjam teman | biasanya | teman-teman jarang yang memberi pinjaman Alasannya sederha | 32 % |
| tidak boleh naik sepeda lagi Ketika pulang sekolah hatiku | bimbang | Pikiranku hanya teringat mama Kalau aku bercerita terus te | 54 % |
| pa sayang Aku secepatnya menjelaskan masalahnya Hatiku | bimbang | Jadi temanmu yang jatuh Aku mengangguk Semahal apapun | 64 % |
| au memberi pinjaman kepada teman Aku khawatir mereka tidak | bisa | bersepeda dengan baik Jika jatuh tentu sepedaku lecet ata | 25 % |
| Enak saja kamu berbicara Di rumah pasti mama memarahiku | bisa-bisa | aku tidak boleh naik sepeda lagi Ketika pulang sekolah ha | 53 % |
| rsepeda ke sekolah Ketika usiamu menginjak 12 tahun engkau | boleh | bersepeda ke sekolah kata mama suatu hari Kenapa harus m | 10 % |
| tuiku Akhirnya aku memaklumi kekhawatiran mama Kini aku | boleh | bersepeda ke sekolah Teman-temanku menyambutku dengan rian | 17 % |
| iang Mereka senang karena aku mempunyai sepeda baru Aku | boleh | pinjam ya Nita seru Triana sambil mendekatiku Aku juga | 20 % |
| icara Di rumah pasti mama memarahiku Bisa-bisa aku tidak | boleh | naik sepeda lagi Ketika pulang sekolah hatiku bimbang P | 53 % |
| h dijual di Indonesia Aku senang menerima hadiah dari mama | bukan | saja karena harganya yang sangat mahal tetapi juga karena | 6 % |
| Aku juga ya Nita kata yang lain Aku mengangguk lemah | bukan | aku tidak mau memberi pinjaman kepada teman Aku khawatir m | 23 % |
| ahun tapi mana mungkin engkau sendiri yang akan naik sepeda | bukankah | teman-temanmu juga ingin mencobanya Sungguh aku malu kepa | 71 % |
| ung Ah begitu saja marah Mana mungkin mamamu akan marah | bukankan | kamu anak kesayangan kata Nunung tanpa memperdulikan peras | 49 % |
| sedikit engkau masih tetap bahagia Keesokan harinya aku | buru-buru | menemui Nunung Aku ingin minta maaf karena aku marah-marah | 86 % |
| malu kepada Nunung Ketika Nunung menjatuhkan sepedaku aku | cemberut | dan marah-marah Ternyata mama justru sebaliknya Apakah | 74 % |
| da Nunung Ketika Nunung menjatuhkan sepedaku aku cemberut | dan | marah-marah Ternyata mama justru sebaliknya Apakah engk | 74 % |
| n minta maaf Tak berapa lama Nunung keluar dari kamarnya | dan | segera memelukku Maafkan aku Nita Aku telah merusak se | 96 % |
| Kado Ulang Tahun | dari | Mama Setiap tanggal 7 Juni Mama selalu merayakan ulang tahu | 0 % |
| yang pernah dijual di Indonesia Aku senang menerima hadiah | dari | mama Bukan saja karena harganya yang sangat mahal tetapi | 6 % |
| kuberikan sepeda kesayanganku Nunung lebih mahir bersepeda | dari | pada Triana walaupun begitu dia agak ugal-ugalan Di tempa | 42 % |
| Aku mengangguk Semahal apapun sepeda tidak lebih baik | dari | persahabatan kata mama dengan wajah tenang Maksud mama | 67 % |
| ku kemari ingin minta maaf Tak berapa lama Nunung keluar | dari | kamarnya dan segera memelukku Maafkan aku Nita Aku tel | 96 % |
| edatanganku Nunung berlari masuk ke rumahnya Nunung aku | datang | untuk minta maaf kepadamu Mama tidak memarahiku mama makl | 92 % |
| tu hari Kenapa harus menunggu usia 12 tahun aku bertanya | dengan | kesal Tubuhmu kecil Nita Kalau engkau bersepeda pada usi | 12 % |
| i aku boleh bersepeda ke sekolah Teman-temanku menyambutku | dengan | riang Mereka senang karena aku mempunyai sepeda baru Ak | 18 % |
| aman kepada teman Aku khawatir mereka tidak bisa bersepeda | dengan | baik Jika jatuh tentu sepedaku lecet atau ada bagian yang | 25 % |
| apapun sepeda tidak lebih baik dari persahabatan kata mama | dengan | wajah tenang Maksud mama Jangan risaukan semua itu | 67 % |
| engkau memarahi Nunung Tentu saja Ma Aku sayang sekali | dengan | sepeda baru itu Mama membelinya dengan uang yang sangat ba | 77 % |
| Aku sayang sekali dengan sepeda baru itu Mama membelinya | dengan | uang yang sangat banyak Mama tertawa mendengar pengakuank | 78 % |
| sekali lagi mama katakan jangan engkau tukar persahabatan | dengan | sebuah sepeda Jika engkau tidak mempunyai teman pasti eng | 81 % |
| unyai teman pasti engkau susah Tetapi jika kamu bersepeda | dengan | sepeda yang rusak sedikit engkau masih tetap bahagia Kee | 84 % |
| arah tapi jika aku berbohong aku merasa berdosa Kini sayap | depan | sepedaku terkelupas sedikit Mama pasti akan mengetahuinya | 58 % |
| ngat menarik Sebuah sepeda mini termahal yang pernah dijual | di | Indonesia Aku senang menerima hadiah dari mama Bukan saj | 5 % |
| epeda dari pada Triana walaupun begitu dia agak ugal-ugalan | di | tempat yang sempit pun dia berani naik sepeda Karena sikap | 43 % |
| g tanpa memperdulikan perasaanku Enak saja kamu berbicara | di | rumah pasti mama memarahiku Bisa-bisa aku tidak boleh naik | 52 % |
| u mengingatkan Triana senang sekali ketika aku mengijinkan | dia | naik sepeda Selama ini dia tidak pernah mempunyai sepeda | 30 % |
| g sekali ketika aku mengijinkan dia naik sepeda Selama ini | dia | tidak pernah mempunyai sepeda Kalau ingin naik sepeda sela | 30 % |
| nung lebih mahir bersepeda dari pada Triana walaupun begitu | dia | agak ugal-ugalan Di tempat yang sempit pun dia berani naik | 43 % |
| upun begitu dia agak ugal-ugalan Di tempat yang sempit pun | dia | berani naik sepeda Karena sikapnya yang ugal-ugalan itu ma | 44 % |
| yang sangat menarik Sebuah sepeda mini termahal yang pernah | dijual | di Indonesia Aku senang menerima hadiah dari mama Bukan | 5 % |
| menjerit tapi Nunung hanya tersenyum saja Wah pasti aku | dimarahi | mama kataku kepada Nunung Ah begitu saja marah Mana m | 47 % |
| sepeda kesayanganmu Maafkan aku juga Nung Aku terlalu | emosi | Kami menjadi teman baik kembali | 99 % |
| anak kesayangan kata Nunung tanpa memperdulikan perasaanku | enak | saja kamu berbicara Di rumah pasti mama memarahiku Bisa- | 51 % |
| Karena itu aku akan bercerita terus terang Bagaimana Nita | enak | kan memakai sepeda baru Aku mengangguk Lho kenapa wa | 61 % |
| aku bersepeda ke sekolah Ketika usiamu menginjak 12 tahun | engkau | boleh bersepeda ke sekolah kata mama suatu hari Kenapa h | 10 % |
| hun aku bertanya dengan kesal Tubuhmu kecil Nita Kalau | engkau | bersepeda pada usia 10 tahun aku khawatir akan keselamatanm | 13 % |
| Mama memang memberimu hadiah ulang tahun tapi mana mungkin | engkau | sendiri yang akan naik sepeda Bukankah teman-temanmu juga | 70 % |
| dan marah-marah Ternyata mama justru sebaliknya Apakah | engkau | memarahi Nunung Tentu saja Ma Aku sayang sekali dengan | 75 % |
| engakuanku Nita Nita sekali lagi mama katakan jangan | engkau | tukar persahabatan dengan sebuah sepeda Jika engkau tidak | 81 % |
| jangan engkau tukar persahabatan dengan sebuah sepeda Jika | engkau | tidak mempunyai teman pasti engkau susah Tetapi jika kamu | 82 % |
| gan sebuah sepeda Jika engkau tidak mempunyai teman pasti | engkau | susah Tetapi jika kamu bersepeda dengan sepeda yang rusak | 83 % |
| Tetapi jika kamu bersepeda dengan sepeda yang rusak sedikit | engkau | masih tetap bahagia Keesokan harinya aku buru-buru menem | 84 % |
| rmahal yang pernah dijual di Indonesia Aku senang menerima | hadiah | dari mama Bukan saja karena harganya yang sangat mahal te | 6 % |
| d mama Jangan risaukan semua itu Mama memang memberimu | hadiah | ulang tahun tapi mana mungkin engkau sendiri yang akan naik | 69 % |
| usak Aku hanya melihat-lihat Triana bersepeda Suatu saat | hampir | saja ia jatuh tapi aku berhasil menangkapnya Setelah itu | 36 % |
| aman Alasannya sederhana saja takut sepedanya rusak Aku | hanya | melihat-lihat Triana bersepeda Suatu saat hampir saja ia j | 35 % |
| ugal-ugalan itu maka ia terjatuh Aku menjerit tapi Nunung | hanya | tersenyum saja Wah pasti aku dimarahi mama kataku kep | 46 % |
| eda lagi Ketika pulang sekolah hatiku bimbang Pikiranku | hanya | teringat mama Kalau aku bercerita terus terang tentu mama | 55 % |
| a Aku senang menerima hadiah dari mama Bukan saja karena | harganya | yang sangat mahal tetapi juga karena mama memperbolehkan a | 7 % |
| 12 tahun engkau boleh bersepeda ke sekolah kata mama suatu | hari | Kenapa harus menunggu usia 12 tahun aku bertanya dengan ke | 11 % |
| a yang rusak sedikit engkau masih tetap bahagia Keesokan | harinya | aku buru-buru menemui Nunung Aku ingin minta maaf karena a | 85 % |
| u boleh bersepeda ke sekolah kata mama suatu hari Kenapa | harus | menunggu usia 12 tahun aku bertanya dengan kesal Tubuhmu | 11 % |
| rusak Tapi tak mungkin aku menolak keinginannya Tapi | hati-hati | ya seruku mengingatkan Triana senang sekali ketika aku m | 28 % |
| sa aku tidak boleh naik sepeda lagi Ketika pulang sekolah | hatiku | bimbang Pikiranku hanya teringat mama Kalau aku bercerit | 54 % |
| m Ada apa sayang Aku secepatnya menjelaskan masalahnya | hatiku | bimbang Jadi temanmu yang jatuh Aku mengangguk Sema | 64 % |
| anya melihat-lihat Triana bersepeda Suatu saat hampir saja | ia | jatuh tapi aku berhasil menangkapnya Setelah itu aku tida | 36 % |
| rani naik sepeda Karena sikapnya yang ugal-ugalan itu maka | ia | terjatuh Aku menjerit tapi Nunung hanya tersenyum saja | 45 % |
| t menarik Sebuah sepeda mini termahal yang pernah dijual di | indonesia | Aku senang menerima hadiah dari mama Bukan saja karena har | 5 % |
| epeda Selama ini dia tidak pernah mempunyai sepeda Kalau | ingin | naik sepeda selalu pinjam teman Biasanya teman-teman jaran | 31 % |
| sendiri yang akan naik sepeda Bukankah teman-temanmu juga | ingin | mencobanya Sungguh aku malu kepada Nunung Ketika Nunung | 72 % |
| agia Keesokan harinya aku buru-buru menemui Nunung Aku | ingin | minta maaf karena aku marah-marah kepadanya Tetapi kata Tr | 86 % |
| memarahiku mama maklum kesalahanmu Karena itu aku kemari | ingin | minta maaf Tak berapa lama Nunung keluar dari kamarnya d | 95 % |
| enang sekali ketika aku mengijinkan dia naik sepeda Selama | ini | dia tidak pernah mempunyai sepeda Kalau ingin naik sepeda | 30 % |
| mpir saja ia jatuh tapi aku berhasil menangkapnya Setelah | itu | aku tidak memperbolehkannya lagi Setelah Triana kini Nunun | 37 % |
| un dia berani naik sepeda Karena sikapnya yang ugal-ugalan | itu | maka ia terjatuh Aku menjerit tapi Nunung hanya tersenyum | 45 % |
| terkelupas sedikit Mama pasti akan mengetahuinya Karena | itu | aku akan bercerita terus terang Bagaimana Nita enak kan m | 60 % |
| dengan wajah tenang Maksud mama Jangan risaukan semua | itu | Mama memang memberimu hadiah ulang tahun tapi mana mungkin | 69 % |
| ung Tentu saja Ma Aku sayang sekali dengan sepeda baru | itu | Mama membelinya dengan uang yang sangat banyak Mama terta | 77 % |
| mu Mama tidak memarahiku mama maklum kesalahanmu Karena | itu | aku kemari ingin minta maaf Tak berapa lama Nunung kelua | 94 % |
| ng Aku secepatnya menjelaskan masalahnya Hatiku bimbang | jadi | temanmu yang jatuh Aku mengangguk Semahal apapun seped | 64 % |
| persahabatan kata mama dengan wajah tenang Maksud mama | jangan | risaukan semua itu Mama memang memberimu hadiah ulang tahu | 68 % |
| ndengar pengakuanku Nita Nita sekali lagi mama katakan | jangan | engkau tukar persahabatan dengan sebuah sepeda Jika engkau | 80 % |
| ingin naik sepeda selalu pinjam teman Biasanya teman-teman | jarang | yang memberi pinjaman Alasannya sederhana saja takut sepe | 33 % |
| Aku khawatir mereka tidak bisa bersepeda dengan baik Jika | jatuh | tentu sepedaku lecet atau ada bagian yang rusak Tapi tak | 25 % |
| a melihat-lihat Triana bersepeda Suatu saat hampir saja ia | jatuh | tapi aku berhasil menangkapnya Setelah itu aku tidak mempe | 36 % |
| menjelaskan masalahnya Hatiku bimbang Jadi temanmu yang | jatuh | Aku mengangguk Semahal apapun sepeda tidak lebih baik dar | 65 % |
| teman Aku khawatir mereka tidak bisa bersepeda dengan baik | jika | jatuh tentu sepedaku lecet atau ada bagian yang rusak Tap | 25 % |
| Kalau aku bercerita terus terang tentu mama akan marah tapi | jika | aku berbohong aku merasa berdosa Kini sayap depan sepedaku | 57 % |
| akan jangan engkau tukar persahabatan dengan sebuah sepeda | jika | engkau tidak mempunyai teman pasti engkau susah Tetapi ji | 82 % |
| ka engkau tidak mempunyai teman pasti engkau susah Tetapi | jika | kamu bersepeda dengan sepeda yang rusak sedikit engkau masi | 83 % |
| mama Bukan saja karena harganya yang sangat mahal tetapi | juga | karena mama memperbolehkan aku bersepeda ke sekolah Ketika | 7 % |
| boleh pinjam ya Nita seru Triana sambil mendekatiku Aku | juga | ya Nita kata yang lain Aku mengangguk lemah Bukan aku | 21 % |
| ngkau sendiri yang akan naik sepeda Bukankah teman-temanmu | juga | ingin mencobanya Sungguh aku malu kepada Nunung Ketika | 72 % |
| Nita Aku telah merusak sepeda kesayanganmu Maafkan aku | juga | Nung Aku terlalu emosi Kami menjadi teman baik kembali | 98 % |
| Kado Ulang Tahun Dari Mama Setiap tanggal 7 | juni | Mama selalu merayakan ulang tahunku Pada ulang tahunku yan | 1 % |
| uhkan sepedaku aku cemberut dan marah-marah Ternyata mama | justru | sebaliknya Apakah engkau memarahi Nunung Tentu saja M | 75 % |
| kado | Ulang Tahun Dari Mama Setiap tanggal 7 Juni Mama selalu me | 0 % | |
| hunku Pada ulang tahunku yang ke 12 mama memberiku sebuah | kado | yang sangat menarik Sebuah sepeda mini termahal yang pernah | 3 % |
| ia 12 tahun aku bertanya dengan kesal Tubuhmu kecil Nita | kalau | engkau bersepeda pada usia 10 tahun aku khawatir akan kesel | 13 % |
| a naik sepeda Selama ini dia tidak pernah mempunyai sepeda | kalau | ingin naik sepeda selalu pinjam teman Biasanya teman-teman | 31 % |
| ulang sekolah hatiku bimbang Pikiranku hanya teringat mama | kalau |